Home About
Wednesday, 17 June 2026
POHON SAKRAL NUSANTARA
Refleksi Kehidupan 14 June 2026

POHON SAKRAL NUSANTARA

Pohon sakral Nusantara tidak boleh direduksi hanya menjadi dekorasi hijau, dan juga tidak cukup dibicarakan sebagai benda mistis. Ia adalah organisme hidup yang menata udara, menahan panas, menjaga air, memelihara memori kolektif, dan menyediakan ruang hening bagi manusia. Ini adalah upaya merawat cara pandang. Bahwa di tengah dunia yang tergesa, masih ada kebutuhan untuk belajar dari makhluk hidup yang tumbuh perlahan tetapi kokoh. Bahwa di tengah politik yang sering bising, masih ada pelajaran dari beringin, "kebesaran yang tidak ribut, perlindungan yang tidak memilih-milih, dan kehadiran yang bekerja tanpa reklame".

Indeks Berita

Piring Negara di Atas APBN: Membaca MBG dari Ekonomi Politik Indonesia
Masyarakat & Perubahan Sosial Indonesia (MIRI)

Piring Negara di Atas APBN: Membaca MBG dari Ekonomi Politik Indonesia

MBG bukan sekadar nasi dalam kotak. Ia adalah ujian apakah republik ini mampu mengubah anggaran menjadi gizi, program menjadi kepercayaan, dan kekuasaan menjadi perlindungan. Jika berhasil, MBG akan dikenang sebagai program yang memberi tubuh baru bagi generasi Indonesia. Jika gagal, ia akan menjadi pelajaran pahit bahwa di negeri yang lapar, bahkan piring anak pun bisa menjadi medan perebutan kuasa. Lanjutkan MBG, bersihkan dapurnya, rapikan datanya, jaga APBN-nya, hukum pencurinya, dan dahulukan mereka yang benar-benar membutuhkan.

03 Jun 2026
MBG: Ketika Politik Menjadi Lagu, dan Lagu Menjadi Cermin Zaman
Masyarakat & Perubahan Sosial Indonesia (MIRI)

MBG: Ketika Politik Menjadi Lagu, dan Lagu Menjadi Cermin Zaman

Kini politik tidak selalu datang dari istana, parlemen, kantor partai, atau ruang rapat yang wangi pendingin udara. Politik kadang lahir dari kolom komentar. Dari jemari iseng. Dari anak muda yang tertawa di kamar kos. Dari emak-emak yang menggulir layar sambil menunggu air mendidih sambil mencuci baju kotor. Dari sopir ojol yang berhenti sebentar di warung kopi sambil menunggu pelanggan. Dari ponsel murah yang retak layarnya, tetapi tajam nalurinya membaca zaman. Lalu muncullah lagu itu, “MBG” - Mas Bahlil Ganteng.

31 May 2026
Bakteri Panas dari Jawa
Mistika & Logika

Bakteri Panas dari Jawa

Bakteri Panas dari Jawa: Harta Karun Tak Terlihat yang Bisa Bernilai MiliaranThermus javaensis dari Geiser Cisolok belum menjadi produk industri, tetapi ia adal...

28 May 2026
Kota-Kota yang Hilang
Sejarah & Kebangsaan

Kota-Kota yang Hilang

Tentang kota-kota hilang di Nusantara dari Trowulan, Sriwijaya, Tulang Bawang, Tambora, Demak, Banten, Banda, hingga Pantura hari ini. Kota tidak hanya hilang karena bencana alam, tetapi juga karena tangan manusia: salah kelola air, konflik elite, perang, eksploitasi, kehancuran adat, dan pembangunan yang menindih daya dukung.

24 May 2026
Rumah Besar di Atas Dapur Bumi
Masyarakat & Perubahan Sosial Indonesia (MIRI)

Rumah Besar di Atas Dapur Bumi

Indonesia bukan hanya peta politik yang berisi provinsi, pulau, dan batas administratif. Ia adalah tubuh geologi yang bergerak, menyimpan api, melahirkan tanah subur, memberi mineral, tetapi juga membawa gempa, letusan, tsunami, dan tanggung jawab besar bagi manusia yang hidup di atasnya.

24 May 2026
Advokat Bukan Tentara Bayaran: Toga Hitam Itu Penjaga Cahaya
Masyarakat & Perubahan Sosial Indonesia (MIRI)

Advokat Bukan Tentara Bayaran: Toga Hitam Itu Penjaga Cahaya

Toga hitam bukan seragam pasukan gelap. Ia adalah amanah untuk menjaga manusia, hukum, dan keadilan. Advokat boleh membela klien. Tetapi advokat tidak boleh menjual nurani. Membela hak tidak sama dengan membela kebatilan. Menjaga proses hukum tidak sama dengan mengubur kebenaran. Profesi ini lahir dari keberanian, bukan transaksi. Dari kehormatan, bukan ketakutan. Dari nurani, bukan pesanan.

01 May 2026
ENNY ARROW DAN REPUBLIK YANG MEMBACA DIAM-DIAM
Sejarah & Kebangsaan

ENNY ARROW DAN REPUBLIK YANG MEMBACA DIAM-DIAM

Enny Arrow bukan sekadar nama legendaris dari dunia stensilan bawah tanah. Ia adalah arsip gelap tentang Indonesia: tentang kios sewa, Pasar Senen, terminal, komik silat, roman picisan, sensor Orde Baru, dan masyarakat yang lebih suka membungkam tubuh daripada memahaminya. Tulisan ini membaca Enny Arrow bukan sebagai sensasi murahan, melainkan sebagai gejala budaya, politik, dan ekonomi: hasil dari pertemuan antara larangan, rasa ingin tahu, pasar rakyat, dan kemunafikan moral yang keras ke bawah tetapi sering lunak ke atas. Dari era kios, loper koran, dan stasiun hingga zaman algoritma, buku ini menelusuri bagaimana republik diam-diam membaca dirinya sendiri dari lorong-lorong yang tak pernah masuk panggung resmi.

17 Apr 2026
NEGERI OMONG KOSONG: Membongkar Akal-Akalan, dan Menjaga Akal Sehat
Masyarakat & Perubahan Sosial Indonesia (MIRI)

NEGERI OMONG KOSONG: Membongkar Akal-Akalan, dan Menjaga Akal Sehat

Cara Membaca Bohong, Membongkar Akal-Akalan, dan Menjaga Akal Sehat. Mula-mula orang bohong karena takut. Lalu bohong karena perlu. Lama-lama bohong karena terbiasa. Sesudah itu, ia tidak lagi merasa sedang memutarbalikkan kenyataan. Ia merasa sedang mengelola keadaan. Di situlah bahaya besar dimulai, “ketika dusta tidak lagi terasa seperti dosa, melainkan seperti keterampilan”. Kutulis ini untuk membongkar mekanisme itu. Bukan untuk mengajari orang jadi pembohong yang lebih canggih. Bukan untuk memberi lisensi curiga pada semua orang. Tapi agar rakyat biasa, orang rumah, pegawai, buruh, mahasiswa, wartawan, aktivis, pedagang, siapa pun yang hidup di tengah banjir omongan, punya satu alat sederhana: cara memeriksa cerita tanpa jadi dungu, tanpa juga jadi bengis.

05 Apr 2026

Terbaru

Terpopuler